Minggu, 16 November 2014

sambal tumpang ibuku

Sambal Tumpang merupakan masakan yang terdiri dari nasi sambal tumpang dan ditambah dengan sayur-mayur sebagai pelengkap. Jika dilihat dan dipandang sepintas, Nasi Sambal Tumpang hampir sama dengan Sambal Pecel. Bahkan ada perpaduan antara sambal Tumpang dengan Sambal Pecel. Rasanya juga terasa enak. Bedanya sambal tumpang itu sambalnya terbuat dari tempe bosok (busuk) yang ditumbuk halus. Tempe bosok memang sengaja dibuat busuk dan dijual. Rasa yang ditimbulkan dari tempe bosok ini yaitu rasa sangit. Namun rasa dari tempe bosok terasa berbeda ketika sudah diolah menjadi dan beberapa bumbu lain seperti kencur, daun jeruk, dll. Selain itu, di dalam Sambal Tumpang ini juga terdapat tahu yang diolah bersama Sambal Tumpang ini. Nasi Sambal Tumpang ini biasanya cocok untuk dihidangkan pada pagi hari sebagai menu makan pagi. Apalagi dengan nasi yang masih hangat. Nasi Sambal Tumpang ini cocok dinikmati dengan lauk Telur, Tempe, Bakwan, Rambak, Krupuk, dan Ayam.
Sambal tumpang sangat mudah ditemui di mana-mana, hampir semua warung makan menyediakan, tapi yang khusus sambel lethok antara lain Mbok Nah di Ampel, Suprih di sebrang KUD Kota Boyolali, timur terminal bis Boyolali, Rumah Makan Elang Sari, dan lain-lain.
Sebagaimana tren “kuliner malam”, banyak warung makan tenda khusus untuk sambel tumpang ini, bahkan memberi nama “Warung Bubur Tumpang”.

cara menanam pepaya versi orang boyolali

Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman buah-buahan yang diduga berasal dari daerah antara Meksiko bagian selatan dan Nikaragua. Budidaya pertama ditemukan di daerah Amerika kemudian menyebar ke daerah-daerah tropis dan subtropis (Muljana, 1982).

Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman buah yang populer dan digemari oleh hampir seluruh penduduk bumi ini. Daging buahnya lunak dengan warna merah atau kuning. Rasanya manis dan menyegarkan karena mengandung banyak air. Nilai gizi buah ini cukup tinggi karena mengandung banyak provitamin A dan vitamin C, juga mineral kalsium. Selain itu, dengan mengkonsumsi buah pepaya akan memudahkan buang air besar (Kalie, 1983).

Buah pepaya dapat dikonsumsi secara langsung sebagai buah segar, ataupun diolah terlebih dahulu menjadi makanan dan minuman seperti manisan kering, manisan basah, pasta pepaya, saus, juice dan juga ceriping pepaya. Selain buahnya, bagian lain dari tanaman pepaya juga dapat dimanfaatkan, misalnya daun mudanya bisa untuk sayur, daun tua atau kuning dan batang yang sudah roboh dapat dijadikan sebagai makanan ternak. Karena tanaman pepaya mempunyai kegunaan yang sangat beragam maka, para petani di Indonesia khususnya petani di Boyolali senang bertanam pepaya. Selain untuk kebutuhan sendiri, hasil dari bertanam pepaya dapat dijual sebagai penambah penghasilan, bahkan sebagian besar petani Boyolali hasil dari bertanam pepaya merupakan sumber penghasilan utama. Untuk petani Boyolali, bertanam pepaya merupakan hal yang wajib dan harus dilakukan. Oleh karena itu, tak heran bila sebagian besar wilayah Boyolali banyak ditanami pepaya, sehingga menjadi sentra budidaya tanaman pepaya.

cara memberi makan sapi versi bapakku

Bermacam cara yang diterapkan oleh peternak dalam memelihara ternak sapinya. Cara-cara yang diterapkan itu semua bertujuan untuk mencapai hasil dari ternak sapi yang dipeliharanya.

Ada sapi yang tidak bermasalah dengan makanan yang diberikan ( ora ngrapen). Tetapi ada beberapa sapi yang selera makannya sangat rendah pada hal sudah diberi rumput dari jenis rumput yang paling digemari sapi. Hal ini tentu akan menyulitkan pemeliharaan dan sangat tidak efisien dalam pemberian pakan.

Nah, bagaimana cara supaya semua sapi peliharaan tidak bermasalah dengan pakan yang diberikan?. Bagaimana cara supaya sapi tidak kerjik dan makannya menjadi lahap?. Bagaimana supaya sapi diberi pakan apa saja makannya tetap berselera?. Bila masalah ini dapat diatasi tentu tingkat efesien pemeliharaan ternak akan meningkat bukan?. Dan tidak perlu memilih-milih jenis rumput saat ngarit bukan?.

Begini caranya !.

1.    Usahakan dalam pemberian pakan selalu tertib sesuai waktu yang sudah ditentukan. Unpamanya makan pagi jam 8.00 WIB, komboran atau pakan tambahan jam 15.WIB . Makan sore jam 17.WIB, Makan malam jam 22.WIB. ( Dalam menentukan jam makan sesuaikan dengan jam kesibukan kita sehingga tidak memngganggu aktifitas kita yang lain selain beternak. Hal ini akan membuat sapi terbiasa dengan waktu-waktu yang telah ditentukan oleh masing-masing peternak).

2.    Setelah sapi diberi makan yang kenyang saat waktu makan yang telah ditentukan, bersihkan sisa makanan dari tempat makannya ( sisa makanan jangan dibuang tetapi tempatkan ditempat dimana makanan biasa disimpan karena sisa makanan akan diberikan saat waktu makan berikutnya).hal ini akan melatih sapi tidak akan makan sebelum waktu yang telah ditentukan. Ingat, sapi adalah termasuk jenis binatang sosial yang dapat diatur oleh majikannya. Contohnya sapi dapat dilatih untuk tenaga tari, membajak dll sesuai keinginan pelatih).